Teman-teman, saudara-saudara, dan sahabat-sahabat saya,
perkenankan saya mengganggu kesibukan anda sekalian dengan lontaran pertanyaan – atau lebih tepatnya: mohon pendapatnya- berikut ini.
Singkat kata, saya sedang merasakan perasaan khusus terhadap seorang laki-laki beberapa minggu belakangan ini. Sementara saya kurang begitu yakin apakah ia bisa menerima saya atau punya perasaan yang sama dengan saya. So far hubungan pertemanan kami baik-baik saja, sering bertemu dan dia sering curhat sama saya juga.
Sebetulnya saya ingin mengatakan jujur kepadanya perihal perasaan saya. Namun apa daya saya masih trauma dengan kejadian beberapa tahun silam, di mana saya jujur mengatakan perasaan saya dengan seseorang dan hasilnya tidak begitu baik.
Jadi, kalau tidak keberatan, mohon memberi saya saran apa yang harus saya lakukan kali ini. Apapun saran anda, akan saya terima dengan sukahati. Terimakasih sebelumnya. Tuhan membalas kebaikan anda.
(minggu siang, tempel)