Hidden Passion

Sewaktu SMA kelas 3, saya berada di ujung kebingungan untuk memilih jurusan kuliah saya berikutnya, antara tetap ilmu fisik atau ilmu sosial. Sejujurnya saya senang program studi yang dikombinasikan dengan seni. Oleh karena itu, ketika sekolah saya memberikan kesempatan psikotes uji minat dan bakat, saya mencantumkan minat: Arsitektur dan Ilmu Komunikasi. Saya senang, psikolog yang menguji hasil tes saya membenarkan analisis saya, pada akhir analisis ia menyarankan saya memilih jurusan Arsitektur dan Ilmu Komunikasi sebagai alternatif lain.

Sebenarnya saya diterima di Jurusan Teknik Arsitektur di sebuah perguruan tinggi swasta terkenal di Jogja. Lumayan juga. Tetapi karena sesuatu hal, saya urungkan memasuki program studi tersebut, dan saya lebih memilih program studi Ilmu Komunikasi di perguruan tinggi negeri tertua di Indonesia. Alasan biaya sebenarnya. Namun demikian, saya tetap menyenangi hal-hal yang berbau arsitek. Dalam setiap perjalanan tugas, saya menyempatkan memotret bangunan antik dan bersejarah di daerah tersebut, sambil belajar mengapa arsitekturnya membuat desain yang unik.

Inilah foto-foto hasil jepretan saya. Bagi para praktisi arsitek, selamat menikmati.

Organic Farming Training Centre, Mendez Cavite Philippines. Terinspirasi dari bentuk kapal

 

St.Scholastica School, sekolah khusus perempuan di salah satu region di Philippines

Gerbang utama Benteng Santiago, Manila. Tempat ini menyimpan seribu sejarah peradaban masyarakat Filipina dan perjuangan Dr. Jose Rizal, pahlawan pembebasan

Salah satu gereja tertua yang berusia lebih dari 300 tahun, menjadi bagian dalam Benteng Santiago, Manila

Koridor salah satu bangunan di dalam benteng Santiago, perpaduan gaya kolonial Spanyol dan Amerika, 2 negara penjajah terlama di Filipina

Sekolah perempuan St. Scholastica, berumur 105 tahun lebih didirikan oleh kongregasi Katolik Benedictine. Nafas Spanyol Eropa sangat kental

Rumah Sakit di salah satu distrik Timor Leste, peninggalan kolonial Portugis yang dijadikan sebagai pusat kesehatan sekarang. Sayang, tidak terawat baik

Cathedral New Sanctuary Singapore. Pilar-pilarnya kokoh menjulang

Di tiap bangunan tua di wilayah kota tua Geneva Swiss, hampir semua ada cerobong asap di atasnya

Salah satu sudut kota tua Geneva, Swiss. Sayang, saya cuma lewat, tidak tahu nama bangunan itu

 

Kalau saya tidak salah, namanya Katedral St. Peter, di jantung kota tua Geneva. Tinggi bangunan ini diperkirakan 20-an meter, berusia lebih dari 200 tahun

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s